Just another WordPress.com site

image

Firman Allah dihadirkan oleh Allah untuk menjadi ultimate concern dari manusia.  Malalui firman, Allah membiarkan diri-Nya dikenal; melalui firman juga Allah membagi diri-Nya pada umat.  Firman Allah menjadi satu-satunya sarana eksternal dari Allah yang memiliki nilai absolut sebagai penyataan khususnya. Oleh karenanya, firman juga dikenal dalan prinsip principium cognoscendi eksternum.
Pemazmur tulisannya pada bab pertama dari kitan Mazmur menjelaskan hal tersebut bagi audiencenya. Orang yang berbahagia adalah orang yang merenungkan firman Allah siang dan malam; mengaplikasikannya dalam kehidupan dan menjadikannya sebagai identitas pembeda dengan mereka yang menuju kebinasaan.
Namun demikian, seperti apakah sebenarnya seorang yang diberkati oleh karena firman? Bagaimanakah membangun perilaku hidup yang mengutamakan firman Allah? Pemazmur memberikan beberapa nasihat sederhana, yaitu:
1.  Tidak ikut Arus Dunia.
Firman Allah sebagai standar kebenaran menolong orang percaya untuk memahami apa yang dikehendaki Allah; apa yang berkenan kepada-Nya. Semakin orang percaya mengikatkan diri pada firman Allah, maka hatinya akan diarahkan oleh kebenaran tersebut sehingga mampu membedakan siasat dunia dan sistem kebenaran Allah.
2. Tidak Berhenti Berbuah.
Firman Allah merupakan satu-satunya nutrisi bagi spiritualitas. Iman timbul dari pendengaran akan firman Allah, kata Paulus; melalui firman, orang percaya dimungkinkan mengalami pertumbuhan ke arah Kristus sebagai kepala; melalui firman juga orang percaya memahami achivment yang benar dihadapan Allah, yaitu menghasilkan buah. Ia menjadi seperti pohon yang ditanam ditepi aliran air.
3. Tidak mengabaikan Anugerah Allah.
Hidup dalam kekinian sebenarnya adalah investasi kedalam kekekalan. Orang percaya yang memahami firman Allah dan terus belajar darinya akan terus menjalankan hidupnya sesuai dengan anugerah yang diterima; namun mereka yang hidupnya tidak terintegrasi dengan firman akan semakin menuju kebinasaan.

Mari merenungkan firman Allah itu siang dan malam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: