Just another WordPress.com site

By. John Piper
Langkah pertama adalah mengenali kebutuhan kita untuk menetapkan pikiran kita pada perkara-perkara yang di atas. Kita harus mengenali bahwa ada banyak klaim bersaing di pikiran dan perhatian kita, dan kita harus memutuskan untuk menemukan waktu dan tempat dimana kita tidak akan dibombardir oleh TV, radio, telepon, maupun internet.

Sebaliknya kita harus memberikan diri kita pada Alkitab dan kepada Allah yang hidup di tempat yang sedikit aman dan tenang. Kita harus memberikan diri kita untuk menetapkan pikiran kita pada hal-hal yang di atas dengan merenungkan dan menghafalkan Alkitab.

Demikianlah, saat kita membaca Kitab Suci kita harus berdoa, ā€œOh Tuhan, bukalah mataku untuk melihat diri-Mu dan keajaiban-Mu dan keajaiban-keajaiban yang Engkau janjikan.ā€ Inilah hal-hal surgawi. Dan dengan cara ini kita akan jadi semakin berpikiran surgawi karena kita memenuhi pikiran kita pada hal-hal yang berasal dari Allah, firman Alkitab.

Pada akhirnya hal ini sangat sederhana. Carilah sebuah tempat dan waktu dimana Anda memiliki sebuah saat menyendiri dan teduh. Bukalah Alkitab Anda dan bacalah perlahan, dan saat Anda membaca ubahlah setiap kalimat menjadi doa. Dan penuhi pikiran Anda. Bertanyalah. Renungkan dengan seksama. Tanyalah bagaimana hal itu berhubungan dengan keluarga, anak-anak Anda, kesendirian Anda, pekerjaan Anda, waktu luang Anda, sehingga semua kehidupan Anda fokus mengarah kepada Allah, kepenuhan Alkitab, dan pengagungan Yesus Kristus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: